PANDEMI COVID-19, BANDARA SOEKARNO-HATTA LAKUKAN RELAKSASI AKTIVITAS PENERBANGAN

27 Agu `20 09:56 WIB
Bandara Soekarno Hatta | Foto: Ist

Tangerang – PT Angkasa Pura II melakukan relaksasi dan pelonggaran sistem penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta. Hal tersebut untuk menyokong dan mendorong ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19 dari sektor penerbangan. Salah satunya adalah peningkatan slot penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta yang naik jadi 99 persen.

Berdasarkan data yang didapatkan, pada bulan April sampai Juni 2020 rata-rata utilisasi slot time penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta hanya di angka 16 persen. “Sementara itu sepanjang Juli dan 1-21 Agustus, rata-rata utilisasi slot time meningkat 99 persen atau mencapai 32 persen,” kata Direktur Utama PT. Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin dalam keterangannya, Selasa (25/8/2020).

Dalam artian, dari 66.595 slot penerbangan yang disediakan di Bandara Soekarno-Hatta, 22.853 slot digunakan maskapai. Kemudian, PT. Angkasa Pura II juga membuka rute di bandsra Soekarno-Hatta yang tadinya ditutup saat awal pandemi Covid-19. Sebanyak 24 persen penerbangan baru dibuka untuk mendorong ekonomi. “Bandara Internasional Soekarno-Hatta di tengah pandemi ini memiliki 83 rute penerbangan yang dijadwalkan,” ujar Awaluddin.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II | Foto: Tribun

Diketahui, sepanjang April sampai Juni 2020 rata-rata rute penerbangan yang dibuka hanya sekitar 50,5 persen per bulan, Lalu meningkat sepanjang Juli dan 1-21 Agustus menjadi 62,3 persen per bulan. “Dari data tersebut maka pada Juli sampai Agustus 2020 rute yang dibuka meningkat 24 persen dibandingkan dengan April sampai Juni 2020,” jelas Awaluddin.

Strategi terakhir yang dilakukan PT. Angkasa Pura II adalah peningkatan frekuensi penerbangan sebesar 31 persen dari keseluruhan. Pada rute-rute yang sudah aktif, sepanjang Juli dan 1-21 Agustus maskapai sudah mulai meningkatkan frekuensi penerbangan.

Misalnya, dari dua kali sepekan menjadi perhari, atau dari hanya satu kali sehari menjadi dua kali sehari untuk satu rute penerbangan per maskapai. Muhammad Awaluddin mengatakan utilisasi slot penerbangan yang meningkat, lalu lebih banyak rute destinasi yang dibuka, serta naiknya frekuensi penerbangan, diikuti dengan peningkatan jumlah penumpang pesawat.

“Meski demikian kami akan terus berupaya agar lalu lintas penerbangan dapat semakin meningkat dan sektor penerbangan dapat maksimal dalam mendukung pemulihan ekonomi,” tutup Awaluddin.

Sumber: Tribun Jakarta